JAKARTA — PT Jasa Marga (Persero) Tbk kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) naik kelas dengan mengikutsertakan tiga mitra binaan unggulan—Tatik Handicraft, Batik Kurnia Cirebon, dan Dewi Sambi—pada ajang The Jakarta International Handicraft Trade Fair (Inacraft) 2026.
Keikutsertaan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam mempromosikan produk kerajinan lokal yang inovatif dan berkualitas, tidak hanya untuk memperkuat pasar domestik, tetapi juga membuka peluang ekspor ke pasar global.
Pameran Inacraft 2026 yang mengusung tema “From Smart Village to Global Market” digelar di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan pada 4–8 Februari 2026.
Ajang bergengsi ini diikuti oleh 1.013 pelaku UMKM dari berbagai daerah di Indonesia.
Inacraft diprakarsai oleh Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) bekerja sama dengan Mediatama Event, serta telah sukses diselenggarakan selama 25 tahun sebagai wadah promosi produk kerajinan nasional.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menjelaskan bahwa partisipasi mitra binaan dalam Inacraft 2026 merupakan bagian dari program sustainable development perusahaan melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Program ini secara khusus diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi UMKM di sekitar wilayah operasional Jasa Marga.
“Kami tidak hanya menghadirkan jalan tol sebagai penghubung wilayah, tetapi juga membangun jembatan ekonomi bagi masyarakat.
“Melalui pendampingan yang berkelanjutan, Jasa Marga mendorong UMKM binaan di antaranya seperti Tatik Handicraft, Batik Kurnia Cirebon dan Dewi Sambi untuk meningkatkan kualitas, memperluas akses pasar hingga menembus pasar global, serta siap bersaing di tingkat nasional hingga internasional,” ujar Rivan.
Sementara itu, dalam pembukaan Pameran Inacraft 2026, Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Teuku Riefky Harsya menyampaikan bahwa Inacraft merupakan pameran kriya berskala internasional yang secara konsisten digelar setiap tahun sebagai etalase utama produk kerajinan unggulan Indonesia.
“Kami bersyukur dan bangga bahwa komitmen yang sama tercermin kuat dalam penyelenggaraan Inacraft sebagai ruang promosi, edukasi, kurasi, serta kolaborasi lintas pemangku kepentingan,” katanya.









