JAKARTA — PT PLN (Persero) kembali menghadirkan promo tambah daya listrik dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.
Melalui program bertajuk “Power Up EVent” PLN memberikan potongan biaya sebesar 50 persen bagi pelanggan satu fasa dengan daya hingga 7.700 Volt Ampere (VA).
Program promo ini berlaku selama penyelenggaraan IIMS 2026 yang digelar pada 5 sampai 15 Februari 2026 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta. Kehadiran promo tersebut menjadi salah satu daya tarik bagi pengunjung pameran otomotif tahunan ini.
Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen PLN untuk menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih berkesan sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat modern yang memerlukan kapasitas listrik lebih besar dengan biaya yang tetap terjangkau.
“Melalui IIMS 2026, kami kembali menyediakan opsi tambah daya dengan biaya lebih ringan sehingga masyarakat dapat menyesuaikan kapasitas listrik rumah sesuai kebutuhan pemakaian,” ujar Adi.
Untuk memperoleh diskon tambah daya tersebut, masyarakat cukup melakukan pembelian token listrik atau membayar tagihan melalui aplikasi PLN Mobile.
Setelah transaksi berhasil, pengunjung dapat datang ke booth PLN di area IIMS dengan menunjukkan bukti check-in melalui banner acara yang tersedia di aplikasi PLN Mobile.
Selain promo tambah daya, PLN juga memberikan voucher listrik gratis senilai Rp20.000 bagi 5.000 transaksi pertama yang membeli tiket masuk IIMS melalui PLN Mobile. Insentif ini diberikan sebagai bentuk dorongan pemanfaatan layanan digital PLN.
Adi menambahkan bahwa rangkaian promo yang dihadirkan selama pameran menjadi wujud komitmen perusahaan dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia. PLN memanfaatkan momentum IIMS untuk memperkenalkan berbagai dukungan terhadap ekosistem kendaraan listrik nasional.
Komitmen tersebut diperlihatkan melalui kehadiran showcase teknologi di booth PLN yang berada di Hall A JIEXPO Kemayoran.
Pengunjung dapat menyaksikan langsung perkembangan sistem pengisian daya kendaraan listrik, integrasi layanan kelistrikan digital, hingga pembaruan infrastruktur yang dipersiapkan untuk mendukung pertumbuhan kendaraan listrik secara nasional.
“Melalui langkah-langkah ini, kami berupaya memberikan gambaran yang lebih jelas kepada masyarakat mengenai kesiapan infrastruktur kelistrikan yang telah Pemerintah siapkan dari hulu hingga hilir. Harapannya, masyarakat jadi lebih yakin menggunakan kendaran listrik hari ini praktis dan tidak repot,” jelas Adi.
Upaya PLN dalam mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik juga diwujudkan melalui kemudahan layanan Home Charging Services (HCS). Layanan ini memudahkan pemilik kendaraan listrik untuk melakukan pengisian daya di rumah.
Dalam program HCS, PLN memberikan diskon 50 persen untuk biaya pasang baru serta potongan tarif listrik sebesar 30 persen khusus pengisian daya pada pukul 22.00 WIB hingga 05.00 WIB.
Program HCS ini masih berlaku dan dapat dimanfaatkan masyarakat hingga Juni 2026.
“Program ini bisa dinikmati masyarakat hingga Juni 2026 mendatang dan diharapkan bisa dipergunakan sebaik-baiknya oleh pengguna kendaraan listrik yang ingin praktis melakukan pengisian daya di rumah sendiri dan berbiaya murah,” tandas Adi.
Adi optimistis bahwa partisipasi PLN dalam IIMS 2026 beserta berbagai program dan informasi yang disampaikan dapat menjadi pendorong bagi masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik.
Menurutnya, kendaraan listrik terbukti lebih hemat, praktis, serta sejalan dengan upaya pemerintah menekan emisi karbon demi mencapai Net Zero Emmision pada 2060 atau lebih cepat.









