MAKASSAR — Sekitar 20 tenant dengan melibatkan total 40 brand UMKM di Makassar bakal memeriahkan pelaksanaan Karebosi Ramadhan Fair tahun 2026 ini.
Hal tersebut diketahui saat Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar mendampingi Wali Kota Makassar dalam menerima audiensi dari Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar terkait persiapan pelaksanaan Karebosi Ramadhan Fair 2026, yang berlangsung di Ruangan Wali Kota Makassar, Kamis (19/2/2026).
Dalam pertemuan tersebut, dibahas sejumlah poin strategis guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan event tersebut.
.Salah satu fokus utama adalah penataan tenant, dengan penekanan pada kurasi produk agar lebih relevan dan memiliki daya tarik, sehingga keseimbangan antara jumlah penjual dan pengunjung dapat terjaga.
Wali Kota Munafri turut menekankan pentingnya memperluas area aktivitas guna meningkatkan kapasitas pengunjung. Dengan jumlah sekitar 20 tenant dan melibatkan total 40 brand UMKM, diperlukan strategi penataan lokasi dan promosi yang lebih terarah agar peluang transaksi semakin besar dan tingkat kunjungan meningkat.
Aspek kebersihan dan pengelolaan sampah juga menjadi perhatian utama. Pengelola diharapkan memastikan sistem pengawasan dan pembersihan berjalan efektif, terutama dalam menangani limbah plastik dan sisa kemasan, sehingga kenyamanan pengunjung tetap terjaga sepanjang kegiatan berlangsung.
Dalam diskusi tersebut juga dibahas skema pembayaran non-tunai (QRIS) sebagai upaya mendukung transaksi digital, dengan tetap mempertimbangkan fleksibilitas bagi pelaku usaha.
Melalui audiensi ini, Karebosi Ramadhan Fair 2026 diharapkan tampil lebih tertata, bersih, serta memiliki konsep yang kuat dan berkelanjutan, sehingga mampu mendukung pertumbuhan UMKM sekaligus memperkuat citra Kota Makassar sebagai destinasi event Ramadan yang unggul di Indonesia Timur.









