Hujan yang turun sering membawa udara dingin dan suasana sendu. Di momen seperti ini, menikmati santapan hangat bisa jadi cara sederhana untuk mengembalikan rasa nyaman.
Tak hanya mengenyangkan, sajian berkuah dan minuman tradisional dengan rempah-rempah juga mampu menghangatkan tubuh dari dalam.
Beragam kuliner Nusantara menawarkan kelezatan yang terasa pas dinikmati saat musim hujan. Mulai dari minuman manis hingga makanan berkuah gurih, berikut beberapa santapan hangat yang kerap jadi andalan saat hujan turun.
- Wedang Ronde
Minuman hangat ini sudah lama dikenal sebagai teman setia malam dingin. Wedang ronde berasal dari perpaduan budaya Tionghoa dan Jawa yang kemudian berkembang di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta.
Kuah jahe yang disajikan hangat berpadu dengan aroma gula merah dan daun pandan. Di dalamnya terdapat bulatan ronde bertekstur kenyal dengan isian kacang manis.
Sensasi hangatnya terasa perlahan dan menenangkan, membuat wedang ronde cocok dinikmati sambil mendengar rintik hujan.
- Bajigur
Bajigur merupakan minuman tradisional khas Jawa Barat yang identik dengan rasa manis dan gurih. Terbuat dari campuran santan, gula merah, jahe, dan pandan, minuman ini menghadirkan kehangatan yang lembut di setiap tegukan.
Beberapa penjual menambahkan rempah seperti kayu manis, cengkeh, atau pala untuk memperkaya rasa. Tak heran jika bajigur sering dijajakan pada malam hari, terutama saat udara dingin dan hujan mulai turun.
- Rawon
Bagi pencinta makanan berkuah, rawon menjadi pilihan yang sulit dilewatkan saat hujan. Hidangan khas Jawa Timur ini dikenal dengan kuahnya yang berwarna hitam pekat, hasil dari penggunaan kluwek sebagai bumbu utama.









